Kamis, 15 September 2022

Sonya Silvia: Setitik Kebaikan

Sonya Silvia: Setitik Kebaikan:

Part 1



Banyaknya kejutan dari Tuhan hari demi hari menjadikan waktuku sarat dengan hikmah. Memaknai Syukur dan Belajar semakin lebih dalam dan khusyuk. Semua terjadi atas IzinNya. Ya, saat ini, semakin berat dan besar terpaan ujian, kami semakin berserah.


Persoalan rumah tangga, suami-istri, anak-anak, kesehatan, biaya ini itu, dan semua lainnya. Belum lagi, harga bahan pokok serba naik. Bagaimana tak tersulut emosi. Ingin rasanya kembali bekerja, namun melihat bola mata anak-anakku yang sedang sangat membutuhkan aku menemani waktu mereka, inginku menjadi surut. Aku tetap bersabar, sambil menghitung maju dan berdoa kepada Allah agar lelah dan susah payah hari ini, diberikan balasan yang sangat membanggakan dan membahagiakan suatu hari nanti.


Hanin dan Umar. Kami dikaruniakan sepasang anak perempuan dan laki-laki. Jarak kelahiran antara keduanya dekat. Kami memang sedang memilih alat Kontrasepsi yang cocok. Namun, saat suami Work From Home, semua berjalan begitu menyenangkan dan cepat. Pandemi berhasil menghadiahi kami cabang bayi.  Awal mula mengetahui aku positif hamil anak kedua, kami kaget. Perasan bingung, dan haru menjadi satu. Akankah kami siap? Alhamdulillah, sepertinya kami dipersiapkan Allah lebih awal. Hanin yang saat itu baru saja berusia 1 tahun, siap tak siap harus menerima keadaan menjadi kakak. 


Banyak pergejolakan, banyak peristiwa. Semua memang sangat berat. Tapi doa mama dan atas izin Allah semua dapat dijalani sampai hari ini. Kami banyak berterimakasih atas setiap kebaikan-kebaikan yang Allah kirimkan melalui sahabat, teman dan tetangga yang baik. Tanpa mereka, kami tentu akan kebingungan dan akan selalu berat menjalani hidup dengan keterpaksaan di perantauan seperti waktu lalu.


berlanjut Part 2...


Tidak ada komentar:

Posting Komentar